Kebutuhan pupuk

 

Berikut ini diberikan beberapa contoh perhitungan untuk menentukan kebutuhan pupuk.

  • Suatu lahan padi sawah membutuhkan 35 kg P2O5 / hektar, sedangkan dari uji tanah didapatkan kadar P tersedia 20 P2O5 /hektar. Jika efisiensi serapan fosfat dari pupuk TSP (45% P2O5) yang diberikan sebesar 25%, maka jumlah pupuk yang diperlukan adalah:

kebutuhan P2O5 = (25-20).100/25 = 60  kg P2O5 kg/ha
kebutuhan TSP = 100.60/45 = 133  kg TSP/ha

  • Jika dosis pupuk Urea sebesar 250 kg/ha untuk tanaman jagung dalam satu musim dengan jarak antar baris 70 cm dan dalam barisan 20 cm.  Hitung berapa berat Urea yang harus diberikan untuk setiap tanaman ?

Perhitungan berdasarkan populasi tanaman
Untuk luas 1 hektar, dosis pupuk = 250 kg = 250.000 g
Untuk luas 1 m2, dosis pupuk = 250.000 g / 10.000 m2 = 25  g/m2
Luas 1 tanaman     = 0,7 x 0,2 m2 = 0,14 m2 –> Populasi = 1/ 0,14 tanaman/m2
Dosis untuk 1 tanaman = 25 g / (1 /0,14 tanaman/m2) = 3,5  g/ tanaman.

  • Suatu percobaan di rumah kaca menggunakan 10 L tanah untuk setiap pot. Dosis pupuk KCl untuk jagung adalah 100 kg KCl/ha dalam satu musim tanam. hitung berapa berat pupuk yang harus ditimbang untuk setiap pot ?

Perhitungan berdasarkan volume tanah
Untuk 1 hektar, dosis = 100 kg = 100.000 g
Volume 1 hektar = 10.000 m2 x 0,2 m = 2.000 m3
Volume 1 pot = 10 L = 0,01 m3
Dosis per pot = (0,01 m3 /2.000 m3 ) x 100.000 g = 0,5  g / pot

Berilah komentar anda !

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s