Boron

 

[Cu] [Fe] [Mn] [Zn] [B] [Cl] [Mo]

B dalam tanaman

  1. Diserap akar dalam bentuk H3BO3
  2. Berperanan dalam pengangkutan gula; permeabilitas membran; komponen dinding sel; pembentukan serbuk sari;  pemanjangan, pembelahan dan diferensiasi sel.
  3. Kebanyakan B diperlukaan pada jaringan ekstraseluler (dinding sel, lignifikasi, diferensiasi xilem), serupa dengan watak apoplastik dari Ca.
  4. Tidak mudah dipindahkan dalam jaringan tanaman; kekahatan muncul pada titik tumbuh atau daun muda.
  5. Gejala kekahatan: titik tumbu (tunas atau akar) berhenti; klorosis daun, daun termuda mati; ruas memendek, terbentuk roset; batang dan tangkai menebal; bunga berguguran, pembentukan buah dan biji buruk sekali.
  6. Kenampakan karena kahat B: buah apel seperti gabus, patah batang pada seledri
  7. Keracunan B disebabkan kisaran yang sempit antara kekahatan dan keracunan hara, berupa klorosis atau nekrosis pada ujung dan tepi daun.

B dalam tanah

  1. Mineral turmalin (borosilikat)
  2. Bahan organik: sebagai penyusun BO, ikatan kompleks organik
  3. Dijerap oleh lempung, oksida Fe dan Al
  4. Larutan tanah: pada pH 5-9 dirajai oleh H3BO3 ; kelarutan B dikendalikan oleh reaksi adsorpsi-desorpsi permukaan mineral; ketersediaan  B dipengaruhi oleh pH larutan, jumlah lempung, oksida dan bahan organik tanah.

 

Ketersediaan B

  1. Unsur B sangat tersedia pada tanah masam, sebaliknya terjerap kuat oleh oksida dan lempung pada pH > 6.5.
  2. Dapat terlindi pada tanah pasiran yang masam
  3. Bahan organik merupakan cadangan utama
  4. Tanah yang kering: kebanyakan B diserap secara pasif bersama air, seperti Ca, didistribusikan ke tanaman melalui sistem transpirasi, pengambilan dan pengangkutan yang terus menerus dalam xilem sangat penting
  5. Interaksi hara: kadar Ca dan K yang tingi dapat memicu kekahatan B

 

Gerakan B menuju akar

Unsur B bergerak karena aliran masa (kebanyakan) dan difusi (sangat penting jika B dalam tanah rendah)

Keracunan B

Dapat dijumpai pada tanah yang sangat kering, air irigasi yang kadar B nya tinggi; atau pada tanah masam. Jika Ca rendah menyebabkan kepekaan terhadap B

 

Pupuk B

Rabuk dan bahan organik. Senyawa anorganik: Borax (natrium borat, solubor (pupuk daun dan tanah).

Berilah komentar anda !

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s