Klorida

 

Klorida

[Cu] [Fe] [Mn] [Zn] [B] [Cl] [Mo]

Cl dalam tanaman

  1. Diserap akar dalam bentuk Cl –, dapat juga diserap lewat daun
  2. Fungsi: berkaitandengan air dalam tanaman; osmotik, turgor daun, counterion K+; diperlukan dalam evolusi O2 (fotosintesis)
  3. Sangat mudah bergerak dalam tanaman
  4. Gejala kekahatan : layu; klorosis daun; pertumbuhan akar terhambat; nekrosis daun dan berwarna seperti tembaga
  5. Kelebihan Cl: penyerapan air berkurang; daun menebal dan menggulung; mutu buah dan umbi berkurang.

Cl dalam tanah

  1. Sangat mobil, mudah terlindi
  2. Sumber utama garam KCl
  3. Merupakan anion utama pada tanah salin, mengumpul di tanah kering, berada sedikit diatas water table, darinase internal buruk, berasal dari air irgasi
  4. Sedikit sekali Cl dalam bahan organik, atau terjerap di permukaan mineral
  5. Di daerah pantai banyak masukan dari hembusan angin laut.

Ketersediaan Cl

  1. Dalam tanah Cl sangat terlarut dan sangat tersedia bagi tanaman
  2. Pada tanah yang sangat hebat pelindiannya mungkin muncul kekahatan
  3. Interaksi hara: nitrat dan sulfat dapat menghambat penyerapan Cl
  4. Tekanan penyakit: mampu menekan penyakit pada akar dan daun (gandum, padi, kentang)

Gerakan Cl

Unsur Cl bergerak menuju akar bersama aliran masa.

Keracunan Cl

Keracunan Cl lebih sering dijumpai dibanding kekahatan Cl. Unsur ini menekan pertumbuhan tanaman dengan mekanisme: sumbangan garam yangtinggi dalam tanah, bagi tanaman yang peka terhadap Cl misalnya: kacang-kacangan, tanaman buah, kapas dan tembakau.

Pupuk Cl

Unsur Cl terdapat dalam rabuk dan sumber organik lainnya meski sedikit. Sumber anorganik: pupuk KCl, atau gram lainnya.

[Cu] [Fe] [Mn] [Zn] [B] [Cl] [Mo]

Cl dalam tanaman

  1. Diserap akar dalam bentuk Cl –, dapat juga diserap lewat daun
  2. Fungsi: berkaitandengan air dalam tanaman; osmotik, turgor daun, counterion K+; diperlukan dalam evolusi O2 (fotosintesis)
  3. Sangat mudah bergerak dalam tanaman
  4. Gejala kekahatan : layu; klorosis daun; pertumbuhan akar terhambat; nekrosis daun dan berwarna seperti tembaga
  5. Kelebihan Cl: penyerapan air berkurang; daun menebal dan menggulung; mutu buah dan umbi berkurang.

Cl dalam tanah

  1. Sangat mobil, mudah terlindi
  2. Sumber utama garam KCl
  3. Merupakan anion utama pada tanah salin, mengumpul di tanah kering, berada sedikit diatas water table, darinase internal buruk, berasal dari air irgasi
  4. Sedikit sekali Cl dalam bahan organik, atau terjerap di permukaan mineral
  5. Di daerah pantai banyak masukan dari hembusan angin laut.

Ketersediaan Cl

  1. Dalam tanah Cl sangat terlarut dan sangat tersedia bagi tanaman
  2. Pada tanah yang sangat hebat pelindiannya mungkin muncul kekahatan
  3. Interaksi hara: nitrat dan sulfat dapat menghambat penyerapan Cl
  4. Tekanan penyakit: mampu menekan penyakit pada akar dan daun (gandum, padi, kentang)

Gerakan Cl

Unsur Cl bergerak menuju akar bersama aliran masa.

Keracunan Cl

Keracunan Cl lebih sering dijumpai dibanding kekahatan Cl. Unsur ini menekan pertumbuhan tanaman dengan mekanisme: sumbangan garam yangtinggi dalam tanah, bagi tanaman yang peka terhadap Cl misalnya: kacang-kacangan, tanaman buah, kapas dan tembakau.

Pupuk Cl

Unsur Cl terdapat dalam rabuk dan sumber organik lainnya meski sedikit. Sumber anorganik: pupuk KCl, atau gram lainnya.

One comment on “Klorida

  1. Terima kasih sebelumnya tp saya mau mengatakan informasi yg anda berikan kurang spesifik yg didalamnya tdk ada sebab-akibat. Sebagai contoh kekhatan cl dpt menyebabkan nekrosis, layu ,dll.pertanyaanya knapa bs begitu, sebab akibatnya apa?
    Terima kasih

Berilah komentar anda !

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s