Komponen Kesuburan Tanah

 

 

  1. Jeluk mempan perakaran yang  memadai [nama lain solum, merupakan daerah jelajah akar, perlu dikonservasi menghadapi erosi].
  2. Struktur tanah yang optimum [mengatur imbangan air-udara dan kemudahan ditembus akar].
  3. Reaksi tanah yang optimum [mencerminakan ketersediann/kelarutan unsur hara serta dominansi mikrobia].
  4. Hara cukup dan seimbang [macam, jumlah dan nisbah].
  5. Penyimpanan dan penyediaan hara dan lengas yang optimum [berkaitan dengan Kapasitas Pertukaran Kation, buffering capacity, serta  retensi lengas].
  6. Humus yang cukup [penyimpanan C-organik dalam tanah, berfungsi dalam khelasi, sebagai sumber materi dan energi bagi mikrobia].
  7. Mikrobia bermanfaat [melakukan sinergisme, pelaku aktif daur hara dan materi].
  8. Bebas bahan meracun [berupa senyawa toksin dan limbah].

Berilah komentar anda !

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s