Mangan

 

[Cu] [Fe] [Mn] [Zn] [B] [Cl] [Mo]

Mn dalam tanaman

  1. Diserap akar dalam bentuk Mn2+, atau dalam komplek organik.
  2. Berfungsi dalam fotosintesis: memecah air dan evolusi oksigen
  3. Reaksi redoks (Mn2+ / Mn3+), dekarboksilasi, hidrolisis.
  4. Mn dapat mengganti Mg2+ dalam reaksi fosforilasi
  5. Tidak mudah dipindahkan antar jaringan, kekahatan muncul paad titik tumbuh, daun yang muda.
  6. Gejala kekahatan muncul klorosis antara tulang daun yan muda serupa dengan kekahatan Fe, daun kehilangan warna tidak merata (spot).
  7. Keracunan Mn dapat terjadi pada tanah yang sangat masam. Becak hitam atau coklat (endapan MnO2) dengan cincin pucat, terjadi pada daun tua, disebabkan kekahatan Fe, Mg, Ca.

Mn dalam tanah

  1. Berupa mineral primer, lempung, oksida dan hidroksida
  2. Larutan tanah: kelarutan Mn dikontrol oleh pH tanah, kondisi redoks dan adsorpsi pada permukaan organik; sejumlah Mn2+ dijerap dalam bentuk tertukar pada permukaan lempung; kebanyakan yang berada dalam larutan tanah berbentuk khelat.
  3. Kelarutan Mn: ditentukan oleh kelarutan MnO2, lebih terlarut pada pH yang  rendah dan potensi redoks rendah, MnO2 + 4H+ + 2e –>  Mn2+ + 2H2O, kelarutan menurun 100 kali jika pH naik 1 unit, kenaikan pH meningkatkan kompleksasi pada permukaan bahan organik padat

Gerakan Mn menuju akar

Mn bergerak karena difusi. Khelasi meningkatkan Mn yang terlarut, kebanyakan Mn menembus akar dalam bentuk khelat.

Kekahatan Mn

  1. Terjadi pada tanah dengan pH tinggi, tanah kapuran atau tanah dengan daya sangga rendah dikapur berlebihan.
  2. Pada tanah dengan kadar bahan organik tinggi.
  3. Interaksi hara: disebabkan kadar Cu, Fe, dan Zn tinggi.
  4. Pemasaman karena pupuk NH4-N meningkatkan ketersediaan Mn.
  5. 5.      Iklim kering menyebabkan kekahatan, kondisi oksidasi.

 

Keracunan Mn

Terjadi pada tanah yang sangat masam. Hal ini dapat diatasi dengan pengapuran, untuk mengurangi Mn yang tersedia

Pupuk Mn

  1. Rabuk dan pupuk organik, juga meningkatkan khelat.
  2. Sumber anorganik Mn-sulfat: sumber yang umum, aplikasi tanah atau daun seimbang efektivitasnya, diberikan dalam larikan lebih efektif dibanding disebar.
  3. Mn khelat: untuk pupuk daun, aplikasi di tanah kurang efektif, karena Fe atau Ca dapat mengganti Mn dalam khelat tersebut.

Berilah komentar anda !

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s