Uji cepat tanaman

 

“Tissue testing: an analysis of extracted cellular, sap normally carried out inthe field, makes use of special papers,reagents and testing kits.”

Deteksi dikerjakan di lahan petani secara cepat dan praktis (rapid, quick-test), sehingga hasilnya dapat diketahui segera. Sedangakan hasil uji lab. baru diketahui  setelah beberapa minggu. Untuk mengetahui respon dari perlakuan sedang yang diberikan bagi tanaman, misalnya diberi pupuk dengan cara disebar atau melalui air irigasi.

Chlorophyll meter: digunakan untuk mengukur tingkat kehijauan daun. Ini cara praktis untuk mengukur kadar N daun secara tidak langsung. Warna hijau ditentukan oleh kadar N sebagai penyusun klorofil. IRRI yang  berpusat telah mengembangkan penggunaan LCC (leaf colour chart = bagan warna daun) untuk menentukan kebutuhan pupuk N pada tanaman padi. Analisis getah tanaman: dengan pewarnaan, untuk mengukur kadar nitrat atau K+.

Prinsip kerja: bahan + reagen –> reaksi warna

  1. Jaringan tertentu dipotong-potong, ditambah akuades
  2. Getah jaringan diperas
  3. Penafsiran hasil: RENDAH – CUKUP – TINGGI
  4. Sebaiknya dikerjakan 6 kali per musim, jika 1 kali ambil pada saat berbunga. Jumlah ulangan 10-15 per lahan.

Bandingkan hasil antara lahan yang cukup hara dengan yang kahat.

Berilah komentar anda !

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s