Tsa’labah R.A

Kisah berikut pantas dijadikan teladan saat kita hidup di dunia sahabat. Ada seorang pemuda yang meninggal dunia, lalu jenazahnya dimandikan, dikafani hingga dikerumuni banyak sekali malaikat untuk menyaksikan pemakaman pemuda ini. Apa gerangan yang  terjadi hingga pemuda ini dikerumuni malaikat, hingga Rasulullah Saw pun sangat takjub akan keimanan pemuda ini yang tak lain adalah sahabatnya sendiri.
kisah-jenazah-yang-dikerumuni-malaikat
Subhanallah………!!!
Adalah Tsa’labah yang merupakan salah satu sahabat Rasulullah Saw, sangat setia dan beriman kepada Allah swt dan Rasul-Nya. Suatu ketika karena ketidak sengajaannya melakukan dosa, ia sangat menyesal begitu dalam hingga ketakutannya kepada Allah swt, akan azab yang akan ia terima nantinya. Karena ketakutannya tersebut, Tsa’labah sakit hingga meninggal dunia. Di pemakaman sahabat  Nabi yang  setia ini banyak malaikat yang ikut menziarahi Tsa’labah.
Tsa’labah Sakit……….!!!
Setelah sekian lama berjuang bersama Nabi, terdengar kabar bahwa Tsa’labah sedang sakit keras. Mendengar hal itu sahabat Nabi yang lain bernama Salman menghadap Rasulullah SAW dan berkata, “Wahai Rasulullah, masihkah engkau ingat dengan Tsa’labah? Dia sedang sakit keras.”
Rasulullah saw pun segera datang menemui Tsa’labah.
Rasulullah saw, meletakkan tangan kanannya di kepala Tsa’labah, kemudian meletakkan kepala Tsa’labah dipangkuannya. Akan tetapi apa yang terjadi. Tsa’labah segera saja menyingkirkan kepalanya dari pangkuan beliau.
“Mengapa engkau singkirkan kepalamu dari pangkuanku?” tanya Baginda Rasul.
“Karena aku penuh dengan dosa, tak layak dipangku oleh Utusan-Nya yang mulia ini,” jawab Tsa’labah.
“Apa yang engkau rasakan?” tanya Nabi lagi.
“Aku seperti dikerubuti semut  pada tulang, daging dan kulitku,” jawab Tsa’labah.
“Lalu apa yang engkau inginkan?” tanya Rasulullah saw
“Ampunan Tuhan-Ku,” jawab Tsa’labah.
Maka turunlah Malaikat Jibril as, lalu berkata : “Wahai Muhammad, sesungguhnhya Tuhan-mu mengucapkan salam untukmu dan berfirman kepadamu, “Kalau saja hamba-Ku ini menemui Aku dengan membawa sepenuh bumi kesalahan, niscaya Aku akan temui dia dengan ampunan sepenuh itu pula.”
Meninggal Dunia………..!!!
Maka segera saja Rasulullah Saw memberitahukan hal kepada Tsa’labah. Begitu mendengar  berita itu, terpekiklah Tsa’labah dan langsung meninggal dunia. Kemudian Rasulullah saw memerintahkan agar Tsa’labah segera dimandikan dan dikafani dan di shalati. Ketika selesai di shalati, Rasulullah saw, berjalan sambil berjingkat-jingkat seakan menghindari sesuatu agar tidak tertabrak.
Oleh Abu Khalid, MA
Iklan